Rabu, 20 Januari 2021

5 Pilar untuk Pemulihan Hijau dan Tangguh dari COVID 19

 oleh  dan  - 

Seorang perempuan memakai masker di dalam kereta bawah tanah. Foto oleh Ketut Subiyanto/Pexels

Pandemi COVID-19 dan krisis ekonomi yang terjadi diperkirakan akan mendorong jutaan orang ke dalam kemiskinan. Sementara itu, upaya peningkatan kesejahteraan manusia di seluruh dunia juga terhambat. Keadaan yang cukup buruk ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan ancaman ekonomi dan sosial yang diakibatkan oleh krisis iklim dan perusakan alam.

Sebenarnya, banyak cara yang lebih baik dan lebih aman. Jika negara-negara lebih bijak dalam mengembangkan rencana pemulihan ekonomi mereka, pandemi ini dapat diselesaikan tanpa perlu mengorbankan krisis iklim. Waktu yang kita miliki sangat sedikit untuk tidak hanya membangun kembali, namun membangun kembali dengan lebih baik. Kita tentunya tidak mau sekadar mengembalikan masyarakat ke keadaan sebelumnya dengan tingkat pengangguran yang tinggi, masalah ketahanan pangan, perusakan alam besar-besaran, kemacetan dan polusi udara. Saat ini, kita memiliki kesempatan sekali seumur hidup untuk merancang ulang ekonomi dan masyarakat kita sehingga lebih tahan menghadapi tekanan global, lebih berkelanjutan dan lebih inklusif.

WRI dan Kementerian Lingkungan Pelestarian Alam dan Keamanan Nuklir Jerman (BMU) baru saja menyelesaikan serangkaian dialog global tentang cara untuk menyelaraskan respons dunia terhadap krisis COVID-19 dengan tujuan Persetujuan Paris dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Diskusi ini diikuti oleh puluhan pemimpin gagasan dari berbagai lembaga riset, yayasan, organisasi internasional dan masyarakat sipil di seluruh dunia.

Beberapa masukan penting yang dihasilkan oleh dialog ini telah dijabarkan dalam Rangkuman Dialog untuk Pembuatan Kebijakan dari BMU dan WRI Global. Rangkuman ini telah diserahkan kepada pemerintah berbagai negara sebelum rapat kementerian pada tanggal 3 September dalam rangka peluncuran Platform for Redesign 2020, suatu inisiatif gagasan Kementerian Lingkungan Jepang yang didukung oleh UNFCCC. Ini adalah kesempatan besar bagi pejabat pemerintah tingkat tinggi untuk bertukar pendapat dengan berbagai pihak tentang cara mewujudkan keberlanjutan dan ketahanan dalam program pemulihan ekonomi.

Masukan yang dikumpulkan dalam Dialog BMU dan WRI Global diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi pemerintah dan mengarahkan mereka dalam mengambil tindakan yang ambisius, lebih dari sekadar janji-janji manis yang menggaungkan solidaritas, untuk menyelesaikan masalah COVID-19 dan krisis iklim secara bersamaan.

Ada lima pesan penting yang dapat diambil dari Dialog BMU dan WRI Global:

1. Masyarakat Harus Menjadi Fokus dalam Pemulihan yang Hijau dan Berorientasi Ketahanan

Dampak pandemi dan lockdown ekonomi telah menghentikan pembangunan. Dampak ini jauh lebih besar dirasakan oleh rumah tangga, masyarakat dan negara berpenghasilan rendah dan rentan. Kesenjangan antar negara semakin meningkat, begitu juga dengan kesenjangan antara negara maju dan negara berkembang. Negara-negara berkembang sedang mengalami perfect storm dimana pengangguran, kehilangan modal, kerugian valas dan peningkatan utang bertemu, mengakibatkan kontraksi ekonomi tertinggi dalam puluhan tahun terakhir.

Di tengah dampak dari keadaan luar biasa ini, negara-negara harus mengupayakan pemulihan yang berfokus pada masyarakat. Pekerjaan, sumber penghidupan, upaya perlindungan sosial dan ketahanan harus menjadi perhatian utama. Untuk itu, pendekatan yang diambil harus bisa melihat isu-isu ini secara mendalam untuk memahami kelompok pekerja, masyarakat dan geografi yang paling terdampak serta mengembangkan kebijakan dan investasi bantuan dan pemulihan yang paling efektif.

Yang terpenting, kita harus memfasilitasi masyarakat mendorong pemulihan mereka sendiri. Dialog sosial dan partisipasi pemangku kepentingan harus diprioritaskan dalam proses pemulihan ini. Seperti yang dikatakan oleh seorang perwakilan dari tingkat tapak dalam dialog ini, upaya-upaya ini harus dilakukan “bersama kita, bukan untuk kita.”

2. Pemerintah Harus Meningkatkan Investasi Pemulihan Hijau

Beberapa negara, kebanyakan negara-negara di Eropa serta beberapa negara berkembang seperti Jamaika, memang telah mulai mengembangkan rencana pemulihan hijau yang berorientasi ketahanan. Namun di negara-negara lain, upaya yang dilakukan masih belum memiliki arah yang jelas, bahkan terlihat salah arah. Retorika semata sudah tidak cukup. Kita harus mengajak semua negara berinvestasi besar-besaran untuk merancang ulang sektor energi, bangunan, transportasi dan sistem pangan kita menuju transformasi nyata. Di saat yang sama, kita harus menghindari langkah-langkah penyelamatan korporasi, investasi dan perubahan peraturan yang tinggi karbon yang saat ini banyak diambil dan berpotensi meningkatkan emisi ke level berbahaya di tahun-tahun mendatang.

Kita perlu memastikan bahwa investasi dan kebijakan pemulihan yang dilakukan dapat mencapai tujuan jangka panjang dan tidak hanya berfokus pada tujuan jangka pendek. Dalam hal ini, metrik keberlanjutan yang jelas serta tinjauan berkala untuk menjaga akuntabilitas sangat diperlukan.

3. Membangun Ketahanan adalah Kunci Pemulihan yang Efektif

Krisis COVID-19 menunjukkan pentingnya ketahanan dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan, iklim, keanekaragaman hayati dan pangan serta untuk membangun masyarakat yang lebih inklusif di masa depan. Beberapa rencana pemulihan memang telah mulai mengintegrasikan aksi iklim dalam perencanaan energi terbarukan dan bangunan, namun peningkatan ketahanan serta solusi berbasis alam masih banyak dihiraukan. Membangun ketahanan dapat dilakukan dengan berbagai cara, dari penggunaan tanaman tahan banjir dan sistem irigasi yang lebih efisien untuk membantu petani beradaptasi dengan kekeringan ekstrem hingga restorasi hutan bakau sebagai penyangga pasang surut air laut dan pelindung masyarakat dari badai besar. Laporan penting dari Komisi Global untuk Adaptasi menunjukkan manfaat ekonomi yang dapat dihasilkan dari investasi ketahanan. Secara rata-rata, investasi ketahanan iklim memiliki rasio manfaat ekonomi dengan biaya di kisaran 2:1 hingga 10:1.

4. Kebanyakan Krisis Global Saling Berhubungan

Dalam 20 tahun terakhir, berbagai krisis – finansial, pengungsian, iklim, kesehatan – telah menunjukkan keterhubungan antar sektor dan batas-batas negara. Semua krisis ini saling terhubung. Sebagai contoh, perambahan alam oleh manusia yang tidak terkendali merupakan salah satu akar masalah pandemi zoonosis.

Untuk mengurangi risiko dan membangun pengelolaan krisis yang lebih baik di masa depan, kita harus memahami keterhubungan ini. Kuncinya, kita harus membangun kemitraan yang diperlukan untuk menjangkau para pembuat kebijakan penting (seperti menteri keuangan) di luar “lingkaran” iklim dan membangun aliansi yang kuat dengan gerakan-gerakan dan konstituen terkait isu-isu lain seperti kesehatan, ketenagakerjaan, kesenjangan dan alam. Selain itu, proses pemulihan juga harus menggunakan momentum dari komitmen dan tindakan yang diambil dalam satu dekade ke depan sebagai hasil dari Persetujuan Paris, Konvensi Keanekaragaman Hayati dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

5. Kerja Sama Internasional dan Solidaritas Sangat Diperlukan

Negara-negara harus bekerja sama untuk mengatasi berbagai tantangan yang tidak mengenal batas negara. Negara-negara berkembang membutuhkan sumber daya tambahan untuk membangun dengan lebih baik. Kerja sama bilateral terkait pembangunan serta lembaga keuangan internasional seperti IMF dan bank pembangunan multilateral harus mengambil peran dalam mengisi kebutuhan ini. Pendanaan sektor swasta untuk infrastruktur dan kota yang hijau dan berorientasi ketahanan perlu ditingkatkan, begitu juga pasar keuangan lokal. Restrukturisasi atau pembatalan utang juga dibutuhkan oleh banyak negara berkembang. Pada dasarnya, kerja sama dan solidaritas internasional harus ditingkatkan dalam menghadapi krisis.

Mendefinisikan Kembali Pertumbuhan dan Pembangunan

Pemulihan yang inklusif, hijau dan berorientasi ketahanan merupakan tantangan global yang harus segera diatasi. Krisis COVID-19 menjadi kesempatan untuk mengajak masyarakat benar-benar memikirkan pertumbuhan seperti apa yang ingin kita capai serta pentingnya memfokuskan semua kebijakan dan lembaga yang kita miliki kepada kesejahteraan manusia, masyarakat dan planet.

Banyak hal yang dipertaruhkan. Namun, pandemi dan lockdown yang dilakukan menjadi bukti bahwa intervensi luar biasa mungkin saja dilakukan. Di mana-mana, kebijakan dan investasi publik mulai difokuskan pada kesehatan manusia. Hasilnya, dunia pun menjadi lebih baik: kualitas udara dan air menjadi lebih baik, kemacetan dan kebisingan semakin berkurang serta, dalam beberapa kasus, hubungan dengan masyarakat, keluarga dan alam pun semakin meningkat. Luka yang diakibatkan oleh krisis ini tidak dapat diabaikan. Akan tetapi, pengalaman ini dapat dilihat sebagai pembelajaran untuk masa depan. Sekarang, kita dapat membayangkan masa depan seperti apa yang ingin kita bangun.

Berbagai paket stimulus sedang dikembangkan dan semua orang berupaya untuk mengambil tindakan. Memang sudah seharusnya begitu. Namun, jika kita mau menyelaraskan upaya pemulihan dengan krisis iklim dan keanekaragaman hayati sembari memajukan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, kita harus bergerak lebih cepat dalam mengumpulkan bukti dan membangun dukungan publik dan politik. Rapat kementerian yang diselenggarakan oleh Jepang minggu ini merupakan kesempatan bagi dunia untuk mengambil langkah pertama ke arah yang lebih baik.

sumber:wri.indonesia

Minggu, 17 Januari 2021

Tips Praktis Merawat Kucing Bagi Pemula

 

Merawat hewan peliharaan merupakan kegiatan yang cukup menyita waktu dan perhatian kita. Namun, bagi banyak orang hal itu sebanding ketika melihat hewan peliharaan yang kita rawat sehat dan aktif. Kucing menjadi salah satu hewan yang banyak digemari untuk dipelihara. 

Nggak hanya menggemaskan kucing, memang menjadi hewan peliharaan yang cocok untuk dipelihara saat kamu berkeluarga. Karena mereka mudah bersahabat dengan anak-anak.

Selain lucu, kucing juga hewan peliharaan ideal bagi kamu yang baru pertama kali ingin memiliki hewan peliharaan. Nah berikut ini beberapa tips merawat kucing bagi pemula.

Kenali ras kucingmu


Mengenali ras kucing yang kalian pelihara akan sangat membantu untuk kalian mengetahui cara perawatannya. Kucing ras biasanya memiliki step perawatan yang lebih rumit daripada kucing liar. Jenis ras kucing yang biasa di pelihara di Indonesia adalah persia dan stray cat atau kucing liar.

Pilih makanan yang sesuai

Sama halnya dengan merawat bayi manusia dari kecil hingga dewasa. Makanan yang dikonsumsi kitten dan kucing dewasa jelas berbeda, makanan yang dikonsumsi anak kucing perlu diperhatikan nilai kandungan gizi di dalamnya. Agar pertumbuhan mereka tetap berjalan dengan baik.

Sikat bulu kucing secara teratur

Sama halnya dengan hewan peliharaan berbulu lainnya, kucing juga perlu disikat bulunya secara rutin agar tidak menggumpal ataupun rontok. Apalagi setelah selesai makan banyak sisa air atau makanan yang menempel di bulunya, nah kalian bisa membersihkannya dengan kain yang dibasahi sedikit air.

Menyisir bulu kucing juga akan membuat bulu mereka semakin halus dan sehat. Saat menyisir bulu kucing lakukan secara perlahan ya sobat, agar mereka tidak merasa kesakitan dan tidak menyebabkan stress.

Mandikan kucing secara rutin

Kebanyakan pecinta kucing biasanya memandikan kucing mereka seminggu sekali atau dua kali seminggu. Tergantung kondisi kebersihan bulu kucing, karena pada dasarnya kucing terbiasa membersihkan diri mereka sendiri dengan cara menjilat bulu mereka. Hal ini biasa disebut dengan self grooming.

Namun tetap saja ada beberapa bagian tubuh pada kucing yang sulit untuk dijangkau. Memandikannya akan membuat bulu kucing menjadi lebih lembut dan bersih. Jangan lupa gunakan air hangat dan hindari menyiram langsung di area wajah.

Untuk menjaga kesehatannya dan juga keindahan bulu kucing, beri mereka makanan yang sesuai dengan usia dan kebutuhan gizi mereka. Kalian juga bisa mengatur selang waktu, antara makanan kering dan basah untuk memenuhi kebutuhan asupan pada kucing kesayangaan.





ITS MY HOBBY:)





 Saya memiliki hobi bermain game , menurut saya bermain game adalah suatu kegiatan yang menyenangkan . tapi menurut beberapa orang

, para gamers biasanya dituding cupu, suka buang-buang waktu untuk kegiatan tak penting, dan pemalas dalam kehidupan sehari-hari. Padahal tidak semua maniak game seperti itu, lho. Belum lagi hobi mereka yang sering diklaim lebih banyak sisi negatifnya, bikin orang jadi tidak produktif, bahkan membuat para penggemarnya jadi tidak peka dengan lingkungan sekitar.


Ternyata, main game juga punya banyak manfaat, kok. Asal diseimbangkan dengan aktivitas lain, setiap orang tetap bisa memperoleh efek positif dari main game.


1. Bikin happy dan rileks
Benar sekali, main game bisa menjadi kegiatan menyenangkan di waktu senggang. Untuk melepaskan penat dan ketegangan di sekolah, main game di hari libur bisa menjadi pilihan aktivitas yang menyenangkan.

2. Meningkatkan kemampuan leadership
Siapa bilang game cuma bisa memberikan efek negatif bagi kesehatan mental? Game-game time management atau strategi justru bisa meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan dan memecahkan masalah, lho.

Apalagi kalau kita bermain game yang membutuhkan teamwork. Bisa jadi sarana yang bagus buat melatih kerjasama tim, lho.

3. Meningkatkan koordinasi tangan dan mata
Main game bisa melatih koordinasi tangan dan mata si pemain. Soalnya, selagi mata fokus ke layar, tangan harus sigap memainkan joystick atau keyboard.

4. Bisa jadi sarana menyalurkan emosi
Saat sedang suntuk atau marah, games bisa jadi cara yang sehat untuk menyalurkan emosi. Menghajar monster atau kebut-kebutan lewat game pasti lumayan untuk meredakan emosi.

Jadi, dengan main game kamu bisa melampiaskan emosi tanpa menyakiti orang lain. Asal jangan terlalu lama memainkannya, ya. Sebab menurut hasil penelitian bermain game berbau kekerasan dalam jangka waktu yang terlalu lama justru bisa memancing perilaku anarkis.

5. Menambah teman
Kalau kamu termasuk gamer yang hobi bermain game online, pastinya ini bisa menjadi sarana untuk menambah teman, setidaknya teman di dunia maya. Dengan begini kamu juga bisa menambah teman dengan bergabung di komunitas gamers.





Sekian cerita tentang Hobiku :v

Kamis, 26 November 2020

Lingkungan Bisnis.com

KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS 

SUKSES BERWIRAUSAHA 


Disusun Oleh 

Nama : Galih Adi Wijaya

NIM : 20.86.0146

Prodi : Perencanaan Wilayah Dan Kota

UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

ABSTRAK

    Ada beberapa prosedur standar untuk dapat merealisasikan ide bisnis yang benar dalam bentuk rencana bisnis untuk merealisasikan bisnis,Yaitu pembangkitan gagasan,penyaringan pengembangan dan pengujian konsep,stratregi pemasaran,analisa bisnis,pengembangan produk,pengujian pasar dan komersialisasi,rencana bisnis untuk merealisasikan ide memang menjadi hal yang sangat penting dalam bisnis ide yang di peroleh sangat briliant dan luar biasa,tetapi tetap saja harus dikaji dalam berbagai hal,terutama aspek ekonomi,teknis dan masa depannya.

Rahasia untuk sukses dalam berwirausaha adalah :

    1.    Alasan

    2.    Keyakinan yang kuat

    3.    Impian yang jelas

    4.    Penguasaan ilmu(belajar)

    5.    Aksi

    6.    Doa

        Kreatif dan inovatif adalah karakteristik personal yang terpatri kuat dalam diri seorang wirausaha sejati.Bisnis yang tidak dilandasi upaya kreatif dan inovatif dari sang wi[rausaha biasanya tidak dapat berkembang abadi.Lingkungan bisnis yang begitu dinamis menuntut wirausaha untuk selalu adaptif dan mencari terobosan baru.karakter cepat berpuas diri dan cenderung stagnan sama saja membawa bisnis kearah kematian

    KIAT SUKSES BERWIRAUSAHA

A.Membuat Rencana Bisnis

    Tujupan membuat rencana bisnis adalah untuk memastikan jalannya operasi bisnis yang tepat dan memberikan dorongan pada rencana rencana departemen atau divisi.selain itu juga untuk memutuskan rute yang diperlukan organisasi dalam mencapai tujuannya sekaligus menentukan standar untuk menentukan kinerja bisnis.Yang tidak kalah penting adalah untuk memperoleh dukungan dari konsumen,investor bahkan pihak pihak lainnya.Dalam perspektif Philip Kotler,setidaknya ada beberapa prosedur standar untuk dapat merealisasikan ide bisnis yang benar dalam bentuk rencana bisnis untuk merealisasikan bisnis.Yaitu pembangkitan gagasan ,penyaringan,pengembangan dan pengujiian konsep,strategi pemasaran,analisa bisnis,pengembangan produk,pengujian pasar,dan komersialisasi.Dengan kata lain,rencana bisnis untuk merealisasikan ide memang menjadi hal yang sangat penting dalam bisnis. ide yang diperoleh sangat briliant dan luar biasa,tetapi tetap saja harus dikaji dalam berbagai hal,terutama aspek ekonomis,teknis,dan masa depannya.

    Aspek Ekonomis. Aspek ini mencakup analisa pasar,penjualan,biaya produksi,maupun profit margin.Faktor Ini sangat Penting,karena mempengaruhi tingkat keputusan untuk merealisasikan ide menjadi bisnis sesungguhnya.Aspek ini akan mengkaji sejauh mana tingkat keuntungan yang diperoleh,dengan daya serap pasar yang ada dan kemampuan memiliki modal untuk menjalankan operasional bisnis.Meskipun Idenya luar biasa,tetapi kalau dalam perhitungannya merugi,ya buat apa? karena itu ,Anda harus paham betul,bagaimana anda menghasilkan income,dan berapa biaya yang akan dikeluarkan.

    Aspek Teknis. Aspek ini sangat penting untuk mengukr kemampuan untuk menjalankan bisnis dengan baik.Apakah dengan modal yang ada , sudah mampu memproduksi barang atau jasa yang bisa dijual?bagaimana dengan kemampuan sumber daya manusianya?apakah semua kekuatan yang dimiliki mampu memberikan nilai tambah yang lebih baik kepada konsumen dibandingkan dengan usaha usaha sejenis lainnya? suatu rencana bisnis yang baik akan memberikan peluang yang lebih baik sekaligus meminimalisasi kemungkinan kegagalan bisnis.

    Masa Depan Bisnis. Aspek Ini akan mengkaji lebih komprehensif mengenai masa depan bisnis anda.Jangan Sampai,kita tahu bahwa bisnis yang digeluti adalah bisnis musiman,namun perencanaan yang diterapkan adalah untuk bisnis yang permanent.Ini tentu nantinya akan menganggu aspek teknis.Belum lagi dengan harapan harapan konsumen yang selalu akan lebih maju dan up to date.Apakah mampu bisnis yang kita jalankan nanti menyerap pasar seperti ini?iniliah aspek penting yang harus diperhatikan secara seksama dan dituangkan dalam rencana bisnis.

    Sekali lagi,Anda jangan percaya dengan saran yang berkata "lupakan rencana bisnis,cukup jalankkan saja,"Karen anda bisa kejeblos kehutan belantara bisnis yang serba tidak pasti.Lebih baik jika anda menguji khayalan rencana bisnis anda kepada orang orang yang lebih sukses dan lebih berpengalaman dalam bisnis,dan kemudian anda menjadi sukses.

6 RAHASIA SUKSES BERWIRAUSAHA

1.Alasan

Temukan alasan yang kuat mengapa anda ingin berwirausaha.Apakah karena susah cari pekerjaan,atau ingin merasakan menjadi seorang bos,bisa juga ingin mendapatkan penghasilan yang tak terbatas.Alasannya bisa apa saja,yang terpenting semakin kuat alasan anda untuk berwirausaha maka semakin fokus anda pada tujuan anda.

2.Keyakinan yang kuat

Anda harus memliki kepercayaan yang kuat dan positif.Contohnya : anda yakin bahwa anda bisa menjadi seoarang wirausha yang sukses,atau wirausaha itu mudah asal kita tahu carannya.Keyakinan yang positif seperti itulah yang harus anda bangun .Jangan sampai yang negatif yang justru mendominasi pikiran anda misalnya seperti saya takut gagal,wirausaha itu perlu bakat,dll pikiran negatif seperti itu yang harus anda singkirkan jauh jauh.

3.Impian Yang Jelas

\Anda harus memiliki imipian yang jelas.Karena dengan impian itu anda akan termotivasi untuk meraihnya.Jangan takut untuk memiliki impian yang tinggi.Karena semakin tinggi inipian and tentunya akan memberikan daya dorong yang lebih besar pada diri anda.Akan tetapi tetap harus bersikap fleksibel dan jangan sampai impian anda sesuatu yang mustahil bisa di capai.

4.Penguasaan Ilmu(Belajar)

Dalam memulai Wirausaha kita dituntut untukk terus belajar dan memiliki pikiran yang terbuka.Kita bisa belajar dari buku,orang lain yang sudah menjalankan bisnis,ataupun dari seminar seminar.

5.Aksi

Langkah inilah yang paling peting dalam berwirausaha.Karena tanpa adanya aksi tidak akan ada yang terjadi.hanya dengan aksi atau tindakanlah kita bisa menjadi lebih dekat dengan mimpi atau impian kita.

6.Doa

Langkah yang ke 6 adalah Doa,Karena bagamanapun kerasnya usaha kita,tetap saja Tuhan jugalah yang menentukan.Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan terus berusaha.

Kreatif dan inovatif adalah karakteristik personal yang terpatri kuat dalam diri seorang wirausaha sejati.Bisnis yang tidak dilandasi upaya kreatif dan inovatif dari sang wirausaha biasanya tidak dapat berkembang abadi.Lingkungan bisnis yang begitu dinamis menuntut wirausaha untuk selalu adaptif dan mencari terobosan baru.Karakter cepat berpuas diri dan cenderung stagnan sama saja membawa bisnis kearah kematian.

        Pemahaman Kreatif dan inovatif sering kali dipertukarkan satu sama lain.Menurut Zimmerer dkk(2009) kreatifitas adalah kemampuan untuk mengembangkan ide ide baru dan untuk menemukan cara cara baru dalam melihat masalah dan peluang.Inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan solusi kreatif terhadap masalah dan peluang untuk meningkatkan atau untuk memperkaya kehidupan orang orang.Selanjutnya  Tedd Levitt(Dalam Zimmerer,2009)Menyatakan Bahwa kreatifitas memikirkan hal hal baru dan inovasi mengerjakan hal hal baru.Jadi kreaif adalah sifat yang selalu mencari cara cara baru dan inovatif adalah sifat yang menerapkan solusi kreatif.Kreatif tapi tidak inovatif adalah mubazir karena ide hanya sebatas pemikiran tanpa adanya realisasi.

        Semua bisnis yang maju dan berkembang hingga kini berpangkal pada upaya kreatif dan inovatif.Banyak restoran waralaba asing yang telah mengglobal dan berdiri sejak puluhan tahun yang lalu selalu menunjukan karakter ini.sepertinya begitu mudah dan sederhana.Tetapi banyak wirausaha yang abai ketika bisnis telah dirasakan mencapai tinkgat kemapanan.Kreatifitas dan inovasi mungkin dapat dipandang  sebagai upaya yang mengganggu keseimbangan yang telah tercipta.

        Kreatif dan inovatif dapat diterapkan secara sederhana.Kuncinya adalah kepekaan dalam mecium peluang dan kemampuan membaca pasar.Seorang member MRC misalnya,ketika pelanggan sudah mulai jenuh dengan fried chicken,ia melihat masih ada peluang lain yang dapat dikembangkan.Berhubung gerainya ada dikantin sekolah,ia mencoba memahami selera siswa,kebanyakan siswa suka bumbu keju.Ia memiliki ide bagaimana kalau keju digabung dengan ayam.Pemikiran kreatif ini kemudiann dikembangkan menjadi produk yang dinamai : cheesy chicken,Hasilnya lumayan bagus,setelah dites pasar dan dijual terbatas,pelanggan begitu menyukai menu ini.Pelanggan selalu mencari cari dan selalu terjual habis.Pemikiran kreatif dan pengembangan ide memang tidak mudah.Contoh sederhana tadi terjadi dalam waktu yang tidak terduga.Mengalir seperti air.













7 Tempat Wisata di Indonesia yang Terkenal dan Mendunia

  14 tempat wisata di Indonesia ini terkenal hingga ke mancanegara. Beberapa di antaranya bahkan masih jarang dikunjungi wisatawan dalam neg...